Harga CPO KPBN 10 Januari 2023 Kembali Melorot Rp 158/kg – InfoSAWIT

featured image

InhuPost, JAKARTA –  Harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama NusRedaksi Pos (KPBN) tercatat turun menjadi Rp 11.560/kg pada Selasa (10/1/2023), dengan demikian terdapat penurunan sekitar Rp 158/Kg, bila dibandingkan dengan harga CPO pada Senin (9/1/2023) yang mencapai Rp 11.718/kg.

Sementara dari informasi yang didapat InhuPost dari KPBN, untuk wilayah Belawan & Dumai harga CPO mencapai Rp 11.560/Kg. Penurunan ini, bersamaan dengan penurunan harga minyak nabati lainnya di dunia.

Sementara merujuk Reuters, kontrak benchmark minyak sawit FCPOc3 untuk pengiriman Maret 2023 di Bursa Malaysia Derivatives Alternate merosot RM 156 per ton, atau terdapat penurunan sekitar 3,79%, menjadi RM 3.962 (US$ 906,01) per ton selama awal perdagangan, menjadi harga CPO terendah sejak 23 Desember 2022 lalu.

Berikut rincian hasil Tender KPBN  (Rp./Kg), Excld PPN periode Selasa (10/1/2023):

CPO_________

Franco Belawan & Dumai Rp. 11.560-ACI, WNI

(T2)

Dibaca : 661

Dapatkan replace berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dari InhuPost.com. Mari bergabung di Grup Telegram “InhuPost – Info Change”, caranya klik hyperlink InhuPost-Info Change, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.

  • Redaksi Pos

    Related Posts

    Inggris menyatakan penyelenggara protes pro-Palestina bersalah karena melanggar peraturan polisi

    Human Rights Watch mengecam putusan terhadap Ben Jamal dan Chris Nineham sebagai langkah ‘politik’ untuk membungkam perbedaan pendapat. Dua pemimpin masyarakat sipil telah dinyatakan bersalah pedoman protes di Inggris selama…

    Bagaimana sekutu NATO menolak tuntutan perang Trump terhadap Iran?

    Hubungan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan sekutu NATO semakin memburuk seiring dengan memburuknya hubungan tersebut Perang AS-Israel melawan Iran sudah memasuki bulan kedua. Semakin banyak mitra yang menolak permintaan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *