NETWORK : RakyatPos | ValoraNews | KupasOnline | TopSumbar | BanjarBaruKlik | TopOne | Kongkrit | SpiritSumbar | Basangek | MenaraInfo | Medikita | AcehPortal | MyCity | Newsroom | ReportasePapua | RedaksiPos | WartaSehat JetSeo

MPOB Prediksi Harga Minyak Sawit RM 4.000 – RM 4.500 Per Ton Di Akhir Tahun 2022 - InfoSAWIT

featured image

InhuPost, KUALA LUMPUR – Direktur Jenderal Dewan Minyak Sawit Malaysia (MPOB) Datuk Dr Ahmad Parveez Ghulam Kadir mengatakan, pihaknya memprediksi harga minyak sawit mentah (CPO) berkisar Redaksi Pos RM 4.000 hingga RM 4.500 per ton pada akhir tahun karena krisis global yang sedang berlangsung, terutama perang di Ukraina dan mandat baru Indonesia pada biodiesel. .

“Permintaan akan tetap tinggi, dan produksi tetap di bawah tekanan. Jadi saya kira harga CPO akan tetap tinggi sampai akhir tahun ini,” ujarnya, seperti dilansir Unusual Straits Times.

Sementara itu, Menteri Industri dan Komoditas Perkebunan (MPIC) Datuk Seri Fadillah Yusof mengatakan konsep trim palm oil factory harus selaras dengan industri kelapa sawit untuk memberikan dimensi baru pada aspek efisiensi.

BACA JUGA: KNPI Riau Sorot Aktivitas RAM Sawit Ilegal di Pelalawan

Kementerian menyarankan agar para pelaku industri kelapa sawit menekankan upaya pengurangan jejak karbon produk kelapa sawit sejalan dengan perkembangan dan tuntutan global akan produk ramah lingkungan.

“Aksi ini membuktikan keseriusan industri kelapa sawit sejalan dengan aspirasi Malaysia untuk mencapai procedure earn zero emisi Gas Rumah Kaca (GRK) pada awal tahun 2050,” ujarnya.

BACA JUGA: Training of Coach Cellular E-STDB Guna Memperkuat Files Pekebun

Pidatonya pada seminar POMREQ 2022 tersebut disampaikan oleh Sekjen MPIC Datuk Zurinah Pawanteh. (T2)

Dibaca : 3,624

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dari InhuPost.com. Mari bergabung di Grup Telegram “InhuPost – Files Replace”, caranya klik hyperlink InhuPost-Files Replace, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.