NETWORK : RakyatPos | ValoraNews | KupasOnline | TopSumbar | BanjarBaruKlik | TopOne | Kongkrit | SpiritSumbar | Basangek | MenaraInfo | Medikita | AcehPortal | MyCity | Newsroom | ReportasePapua | RedaksiPos | WartaSehat JetSeo

Kekurangan Pekerja Sawit, Malaysia Mulai Datangkan Pekerja Dari India, Nepal Dan Bangladesh - InfoSAWIT

featured image

InfioSAWIT, KUALA LUMPUR – Kekurangan tenaga kerja telah berdampak pada sektor kelapa sawit Malaysia, dan kondisi ini  tidak akan sepenuhnya terselesaikan hingga tahun depan, kendati para pelaku industri dan lembaga pemerintah berupaya memperoleh tenaga kerja dari negara lain.

Direktur Jenderal Dewan Minyak Sawit Malaysia (MPOB) Datuk Dr Ahmad Parveez Ghulam Kadir mengatakan, situasi kekurangan pekerja sektor sawit tahun depan diperkirakan akan membaik lRedaksi Posn pemerintah Malaysia mulai mencari tenaga kerja selain dari Indonesia, yaitu dari India, Nepal dan Bangladesh.

“Meskipun kami tidak melihat masalah ini akan selesai sepenuhnya tahun depan, kami berusaha sebaik mungkin untuk menyelesaikan situasi ini dengan mendiversifikasi fokus kami ke negara lain,” katanya kepada wartawan setelah peluncuran Seminar Nasional yang diadakan Dewan Minyak Sawit Malaysia (MPOB) belum lama ini seperti dilansir New Straits Times.

BACA JUGA: Stok Minyak Sawit Malaysia November 2022 Diprediksi Menyusut

Lebih lanjut tutur Ahmad Parveez, India saat ini sedang mengembangkan industri minyak sawitnya karena negara tersebut masih mengimpor 60% minyak sawit mentah untuk memenuhi permintaan domestik. Tercatat India memiliki misi nasionalnya sendiri pada minyak nabati, salah satunya minyak sawit. Misi tersebut, merencanakan untuk menanam dua juta living perkebunan kelapa sawit hingga pada tahun 2025.

“Oleh karena itu, kami sedang dalam pembicaraan dengan India untuk mempekerjakan pekerja dari sana dan melatih mereka di sini sebelum mengirim kembali pekerja terampil ini untuk membantu mengembangkan industri kelapa sawit India setelah lima sampai sepuluh tahun. Jadi ini adalah situasi yang saling menguntungkan bagi Malaysia dan India,” katanya. (T2)

Dibaca : 21,120

Dapatkan change berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dari InhuPost.com. Mari bergabung di Grup Telegram “InhuPost – News Replace”, caranya klik hyperlink InhuPost-News Replace, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.