NETWORK : RakyatPos | ValoraNews | KupasOnline | TopSumbar | BanjarBaruKlik | TopOne | Kongkrit | SpiritSumbar | Basangek | MenaraInfo | Medikita | AcehPortal | MyCity | Newsroom | ReportasePapua | RedaksiPos | WartaSehat JetSeo

Indonesia Dan Uni Eropa Sepakat Akselerasi  Perundingan I-EU CEPA - InfoSAWIT

featured image

InhuPost, JAKARTA – Indonesia dan Uni Eropa (UE) telah berhasil menyelesaikan secara  substansi pengaturan jasa keuangan di bawah kerangka perdagangan jasa, serta mencapai  kemajuan dalam pembahasan berbagai isu, terutama di bidang ketentuan asal barang dan  hambatan teknis perdagangan.

Hal tersebut dicapai setelah Indonesia dan UE menuntaskan putaran ke-12 Perundingan Indonesia—European Union Complete Economic Partnership Settlement (I—EU CEPA)  secara digital pada 16 Desember 2022. Putaran ke-12 perundingan I-EU CEPA dilangsungkan pada  12—16 Desember 2022.

“Perundingan putaran ke-12 adalah putaran penuh pertama setelah pertemuan terakhir pada  November 2021. Namun, Delegasi Indonesia dan EU berkomitmen untuk mempercepat  perundingan sesuai instruksi Presiden kedua negara,” ujar Direktur Perundingan Bilateral  Kementerian Perdagangan Johni Martha, dalam keterangan resmi diterima InhuPost, Selasa (20/12/2022).

BACA JUGA: Dorab Mistry: Pasokan Minyak Sawit di 2023 Akan Semakin Ketat

Johni memimpin perundingan tersebut sebagai Ketua Kelompok Perunding Indonesia bersama  Filip Deraedt dari Komisi Eropa sebagai Ketua Kelompok Perunding UE.

Putaran ke-12 membahas 15 isu runding, yaitu perdagangan barang; ketentuan asal barang;  instrumen pengamanan perdagangan; hambatan teknis perdagangan; cukai dan fasilitasi  perdagangan; perdagangan jasa; investasi; penyelesaian sengketa investasi; pengadaan  pemerintah; perdagangan dan pembangunan berkelanjutan; transparansi dan factual regulatory  be aware; mutual administrative assistance; penyelesaian sengketa; ketentuan institusional; serta  kerja sama ekonomi dan peningkatan kapasitas.

Perdagangan Indonesia-UE Entire perdagangan Indonesia—UE pada 2021 tercatat sebesar US$ 29,1 miliar. Pada periode  tersebut, ekspor Indonesia ke UE tercatat sebesar US$ 18 miliar sedangkan impor Indonesia dari  UE sebesar US$ 11,1 miliar.

BACA JUGA: Harga Minyak Sawit Melonjak di Bursa Malaysia, Dipicu Kekhawatiran Gangguan Pasokan

Komoditas ekspor andalan Indonesia ke UE pada 2021 adalah minyak kelapa sawit dan fraksinya;  asam lemak monokarboksilat industri; alas kaki dengan sol luar karet, plastik, kulit samak, atau  kulit komposisi dengan bagian atas bahan kulit; alas kaki dengan sol luar karet, plastik, kulit samak,  atau kulit komposisi dengan bagian atas bahan tekstil; serta karet alam. Sementara impor utama  Indonesia dari EU pada 2021 adalah vaksin; obat-obatan; kertas atau kertas karton yang dipulihkan  (sisa dan skrap); susu dan krim; serta instrumen dan peralatan yang digunakan dalam ilmu medis,  bedah, perawatan gigi atau kedokteran hewan. (T2)

Dibaca : 29,246

Dapatkan change berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dari InhuPost.com. Mari bergabung di Grup Telegram “InhuPost – Knowledge Update”, caranya klik hyperlink InhuPost-Knowledge Update, kemudian be half of. Anda harus set up aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.