NETWORK : RakyatPos | ValoraNews | KupasOnline | TopSumbar | BanjarBaruKlik | TopOne | Kongkrit | SpiritSumbar | Basangek | MenaraInfo | Medikita | AcehPortal | MyCity | Newsroom | ReportasePapua | RedaksiPos | WartaSehat JetSeo

BNPB ingatkan cuaca ekstrem saat berwisata libur Natal-Tahun Baru 2023

featured image

Jakarta (Redaksi Pos) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan kesiapsiagaan masyarakat akan cuaca ekstrem saat akan berwisata pada masa libur Natal dan Tahun Baru 2023.

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Recordsdata dan Informasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam acara intrepid Catastrophe Briefing di Jakarta, Senin, mengatakan masyarakat yang berwisata di kawasan sungai, air terjun, dan pantai perlu waspada.

Untuk masyarakat yang berlibur di aliran sungai dan air terjun, katanya,  terutama saat ini sedang tren berwisata glamping jika terjadi hujan lebat lebih dari dua jam harus bersiaga.

Baca juga: BNPB: Tanah longsor paling sering sebabkan korban jiwa pada 2022

Baca juga: BNPB: 80 persen dari 844 korban bencana di 2022 merupakan korban gempa

“Kalau terjadi hujan lebih dari 2 jam visibility (pandangan,red.) kita kurang, maka segera dulu naik ke tempat yang lebih aman. Tunggu sampai hujan reda 1-2 jam, lihat apabila tidak terjadi peningkatan debit signifikan baru kita kembali lagi,” ujar Abdul.

Kemudian untuk masyarakat yang berwisata di pinggir pantai, Abdul mengingatkan agar selalu memastikan informasi cuaca ekstrem dari BMKG.

“Karena biasanya membawa gelombang pasang. Itu benar-benar ter-‘exchange’ di lokasi di mana kita sedang berwisata,” ujar dia.

BMKG telah menyampaikan pada libur Natal dan Tahun Baru 2023 potensi cuaca ekstrem masih ada karena adanya anomali cuaca di beberapa tempat.

Kementerian Perhubungan telah menyampaikan ada 44 juta masyarakat yang berpergian untuk liburan dan di tengah pandemi COVID-19 yang mulai landai, masyarakat sudah mulai bebas berpergian.

Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan

Editor: Herry Soebanto

COPYRIGHT © Redaksi Pos 2022