NETWORK : RakyatPos | ValoraNews | KupasOnline | TopSumbar | BanjarBaruKlik | TopOne | Kongkrit | SpiritSumbar | Basangek | MenaraInfo | Medikita | AcehPortal | MyCity | Newsroom | ReportasePapua | RedaksiPos | WartaSehat JetSeo

Bawaslu perkuat sinkronisasi data pengawasan hingga ke daerah

featured image

Jakarta (Redaksi Pos) – Badan Pengawas Pemilihan Umum memperkuat sinkronisasi facts pengawasan dari pusat hingga daerah, kata Anggota Bawaslu Lolly Suhenty.

“”Jadi sinkronisasi dibutuhkan karena seperti teman-teman pengawasan dan sengketa juga divisi lainnya memang harus sama datanya tidak boleh berbeda karena dari satu lembaga,” kata dia dalam keterangannya di Jakarta Jumat.

Sinkronisasi facts, kata dia, dilakukan dengan menyandingkan hasil facts pengawasan tahapan pendaftaran partai politik (parpol), verifikasi administrasi dan verifikasi faktual yang tengah berlangsung.

Menurutnya, facts pengawasan penting diketahui agar masyarakat tahu kinerja Bawaslu selama masa tahapan.

Lolly menyatakan persiapan demi persiapan harus dimatangkan dengan berpijak pada pembelajaran Pemilu 2019 dan Pilkada 2020 sehingga Bawaslu tidak kaget dan dapat melakukan pencegahan dugaan pelanggaran.

“Prinsipnya satu kerja kolektif kolegial hanya bisa dilakukan dengan keterbukaan satu sama lain,” kata dia.

Dia juga mengatakan perlu memastikan facts pengawasan disimpan dengan baik sehingga ketika nanti dibutuhkan dapat mudah diakses dan terbaca.

Baginya, hal itu dapat mendukung strategi pencegahan pada setiap tahapan Pemilu 2024.

Selain sinkronisasi facts, Bawaslu juga melakukan evaluasi terhadap aplikasi bold demi meningkatkan pelayanan publik.

Anggota Bawaslu Puadi mengatakan hal itu dapat memperbaiki jaringan infrastruktur berbasis elektronik mulai dari pemetaan berita, sistem pemantauan (monitoring) sekaligus evaluasi, dan pembelajaran jarak jauh.

“Evaluasi ini kami lakukan untuk (menunjang pelayanan Bawaslu, red.) dalam Pemilu 2024 mendatang serta meningkatkan pelayanan publik dari Bawaslu,” ucap Puadi.

Pewarta: Boyke Ledy Watra

Editor: M. Hari Atmoko

COPYRIGHT © Redaksi Pos 2022