NETWORK : RakyatPos | ValoraNews | KupasOnline | TopSumbar | BanjarBaruKlik | TopOne | Kongkrit | SpiritSumbar | Basangek | MenaraInfo | Medikita | AcehPortal | MyCity | Newsroom | ReportasePapua | RedaksiPos | WartaSehat JetSeo

Adopsi Sistem GAP, Pemko Subulussalam Dan Earthworm Gandeng Musim Mas Adakan ToT Bagi PPL - InfoSAWIT

featured image

InhuPost, SUBULUSSALAM – Pemerintah Kota Subulussalam melalui Dinas Pertanian Perkebunan dan Perikanan (Distanbunkan) bersama Earthworm Basis dengan menggandeng PT Musim Mas mengadakan Training of Coach (ToT) bagi petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di dua wilayah kecamatan yakni, Simpang Kiri dan Penanggalan.

Kegiatan itu dilaksanakan di aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Subulussalam, Selasa (29/11/2022).

ToT itu bertujuan menciptakan petugas penyuluh pertanian yang terpadu pada program budidaya atau staunch agricultural apply (GAP) kelapa sawit secara baik dan tepat guna mewujudkan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan di Kota Subulussalam.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Kalbar Periode II-November 2022 Turun Rp 4,72/Kg, Cek Harganya..

Wali Kota Subulussalam, Affan Alfian Bintang dalam sambutannya pada saat pembukaan acara mengatakan bahwa kegiatan ToT bagi penyuluh merupakan langkah yang tepat serta cukup bersasaran.

Dia mengatakan, produksi tandan buah segar (TBS) sawit dari kebun masyarakat masih berada di bawah rata-rata yaitu menghasilkan 400-800 kilogram per hektar. “Tentunya hasil produksi ini (TBS) masih di bawah rata-rata,” ungkapnya.

Masih rendahnya produksi TBS sawit tersebut menurut Affan Alfian disebabkan minimnya pemahaman dan tata cara budidaya sawit dari petani, sehingga tidak maksimal dalam mengelola kebun sawit.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Kaltim Periode II-November 2022 Naik Rp 40,87/Kg, Cek Harganya..

“PPL yang mempunyai pengetahuan budidaya perkebunan sawit yang baik dan tepat diharapkan bisa menjalankan pendampingan kepada petani,” katanya.

Dia menjelaskan, Kota Subulussalam yang mengandalkan komoditas sawit dirasa tidak sebanding Redaksi Pos kemampuan yang dimiliki PPL dengan jumlah petani. Yang mana situasi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Pemko Subulussalam terhadap pelaku sawit di daerah yang berslogan Sada Kata itu.

Oleh karenanya, guna menyikapi tantangan tersebut maka menurut Affan Alfian kegiatan ToT tentunya dapat mendorong para PPL mampu berkontribusi dalam mengelola kebun kelapa sawit rakyat secara berkelanjutan.

BACA JUGA: RSPO Didorong Prioritaskan Pendekatan Yurisdiksi Untuk Minyak Sawit Berkelanjutan

“Menurut saya keberadaan PPL yang mempunyai pengetahuan budidaya perkebunan kelapa sawit yang adalah mutlak adanya,” ujarnya.

Masih menurut Affan Alfian bahwa Pemko Subulussalam berperan aktif guna mewujudkan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan.

Earthworm Basis sebagai mitra pembangunan Pemko Subulussalam hadir mengatasi masalah -masalah yang ada yang kaitannya berhubungan dengan pengelolaan sistem perkebunan kelapa sawit secara berkelanjutan, baik pada tingkat perusahaan hingga pada tingkat petani swadaya.

BACA JUGA: Transformasi Pasar Minyak Sawit Berkelanjutan (CSPO) Butuh Part Accountability

ToT yang dilakukan kali ini adalah ToT yang terakhir dari lima kecamatan yang ada di wilayah Kota Subulussalam, yang sebelumnya sudah dilakukan bagi PPL di wilayah Kecamatan Sultan Daulat, Longkib dan Runding.

Laporan Nukman Suryadi Angkat

Dibaca : 574

Dapatkan change berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dari InhuPost.com. Mari bergabung di Grup Telegram “InhuPost – Recordsdata Change”, caranya klik hyperlink InhuPost-Recordsdata Change, kemudian be half of. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.