featured image

InhuPost, JAKARTA – Ang Boon Beng, sosok peneliti senior yang sudah malang melintang di dunia perkelapa sawitan selama puluhan tahun ini, senantiasa berfokus kepada penelitian benih sawit. menurutnya, keberadaan benih palsu yang banyak beredar di masyarakat harus segera dituntaskan. sebab itu, pentingnya penggunaan benih unggul sawit bagi petani guna meningkatkan kesejahteraan hidupnya.

Keprihatinan terhadap nasib para petani yang menggunakan benih palsu, telah banyak dilontarkan pemerhati perkebunan kelapa sawit nasional. Keberadaan benih palsu yang banyak digunakan para petani kelapa sawit, seringkali menjadi polemik di kemudian hari, lRedaksi Posn produktivitas hasil panen yang tidak pernah membaik. Bahkan, seringkali kebun sawit yang digarap mengalami gagal panen.

Berbagai kerugian yang sering dialami petani kelapa sawit nasional, mendapat perhatian serius dari peneliti senior Topaz, Ang Boon Beng, yang dalam kesehariannya selalu berfokus kepada penelitian benih unggul sawit di perusahaan perkebunan kelapa sawit Asian Agri. Keberadaan tempat penelitian yang berlokasi di Riau, Pekan baru ini, juga berdekatan langsung dengan perkebunan kelapa sawit.

BACA JUGA: Kenali Gejala Peyakit Ganoderma di Perkebunan Kelapa Sawit

Wajar, bila berbagai persoalan yang menyelimuti perkebunan kelapa sawit nasional, langsung mendapatkan perhatian Ang Boon Beng. Sebab, dirinya seringkali melihat secara langsung dampak dan kerugian yang sering diderita perkebunan kelapa sawit nasional. Keberadaan perkebunan kelapa sawit milik perusahaan maupun petani, menurutnya, sering mendapatkan kerugian dari keberadaan benih palsu sawit.

Sebab itu, menurut Ang Boon Beng, keberadaan benih unggul sawit harus menjadi perhatian utama para perusahaan dan petani bila mau melakukan budidaya kelapa sawit di perkebunannya. LRedaksi Posn, penggunaan benih palsu yang marak beredar dengan harga murah tersebut, akan sangat merugikan perkebunan kelapa sawit di masa mendatang.

Pentingnya, penggunaan benih unggul sawit, menurut Ang Boon Beng, selain meminimalisir kerugian yang akan didera para pekebun, juga memiliki banyak keuntungan. Semisal, lahan kebun yang memiliki tanah tandus, dapat memilih menggunakan benih unggul yang berdaya tahan tinggi. Demikian pula, bila memiliki lahan yang berada di Redaksi Pos kebun sawit yang sudah tua, dapat menggunakan benih unggul tahan penyakit ganoderma, dan sebagainya.

BACA JUGA: 2023 Harga Minyak Sawit Masih Kinclong? Ini Faktornya

Selain itu Penelitian yang sudah sejak lama dilakukan Ang Boon Beng terhadap benih unggul sawit Topaz, telah banyak memberikan kontribusi terhadap kemajuan perkebunan kelapa sawit nasional. Seperti keberadaan benih unggul Topaz yang memiliki produktivitas tinggi, tahan penyakit dan sebagainya, telah banyak digunakan oleh perusahaan maupun petani kelapa sawit nasional.

Sebab itu, fase pertama penelitian Topaz akan keberadaan benih unggul sawit, bisa dibilang sudah paripurna. Keberadaan benih unggul sawit dewasa ini, khususnya benih unggul topaz, telah banyak memberikan hasil nyata bagi pertumbuhan perkebunan kelapa sawit nasional. Sebab itu, menurutnya, diperlukan hasil riset yang lebih dari sekedar produktivitas hasil panen Tandan Buah Segar (TBS).

Produktivitas yang berfokus kepada tingginya hasil panen TBS, menurut Ang Boon Beng, harus segera ditingkatkan kepada tingginya rendemen minyak sawit mentah (Oil Extration Price/OER), yang akan memberikan keuntungan besar kepada perusahaan dan petani kelapa sawit. “Tak hanya banyaknya hasil panen, peningkatan rendemen minyak sawit yang dihasilkan tbs, juga harus dilakukan,”papar Ang Boon Beng kepada InhuPost. (T1)

Dibaca : 506

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dari InhuPost.com. Mari bergabung di Grup Telegram “InhuPost – News Update”, caranya klik hyperlink InhuPost-News Update, kemudian be half of. Anda harus set up aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.

Baca Juga :