featured image

InhuPost, MERANGIN – Setelah sebelumnya memperoleh sertifikat Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), Koperasi Perkasa Nalo Tantan (KPNT) memperoleh dukungan pendanaan Sarana dan Prasarana (Sarpras) dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), berupa pembangunan infrastruktur senilai Rp. 3,37 Miliar pada tahun 2021 lalu.

Lantas Koperasi Perkasa Nalo Tantan (KPNT) kembali menerima bantuan satu unit mesin pertanian dengan merek Hydraulic Excavator Hitachi (5G-200) dari dana BPDPKS. Bantuan satu unit alat berat merek Hitachi untuk petani tersebut, diserah langsung oleh perwakilan BPDPKS dihalaman Kantor KPNT, Desa Sungai Ulak, Kecamatan Nalo Tantan Kabupaten Merangin Provinsi Jambi, Pada Kamis pagi (17/11/2022) lalu.

Manager Koperasi Perkasa Nalo Tantan Ahmad Fahmi, memberikan apresiasi terhadap BPDPKS lRedaksi Posn KPNT kembali memperoleh bantuan Sarpras berupa satu unit alat berat merek Hydraulic Excavator Hitachi (5G-200).

BACA JUGA:  Sesuai SNI, Produksi Minyak Makan Merah Berbasis Sawit Hanya Dilakukan Koperasi Petani

“Bantuan alat berat dari BPDPKS ini merupakan pertama kali di Indonesia, yang diberikan kepada kita (Koperasi Perkasa Nalo Tantan -pink). Sebelumnya kita juga memperoleh bantuan jalan usaha tani senilai Rp 3,7 Miliar,” ungkap Bripka Purn Ahmad Fahmi saat acara penyerahan bantuan Sarpras di Merangin.

Ahmad Fahmi juga mengapresiasi terhadap pihak Wilmar neighborhood yang selalu mendampingi Koperasi yang ia pimpin hingga sesukses memperoleh bantuan Sarpras dari BPDPKS. “Kepada Wilmar Team saya mengapresiasi atas ilmu dan bimbingan kepada koperasi sampai sebesar ini, dan kepada rekan-rekan Koperasi terimakasih telah berkerja keras sampai ke titik akhir,” tandas Ahmad Fahmi yang juga sebagai Ketua HKTI DPC Merangin. (T2)

Dibaca : 336

Dapatkan change berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dari InhuPost.com. Mari bergabung di Grup Telegram “InhuPost – Data Change”, caranya klik link InhuPost-Data Change, kemudian be a part of. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.

Baca Juga :