featured image

InhuPost, KUALA LUMPUR – Harga minyak sawit mentah (CPO) di Bursa Berjangka Malaysia merosot ke stage terendah dalam sebulan ini pada Kamis (17/11/202), lRedaksi Posn para pembeli mulai menyesuaikan dengan waktu libur panjang di akhir pekan. Ditambah melorotnya harga mnyak kedelai dan minyak mentah telah mempengaruhi harga.

Dilansir Reuters, kontrak minyak sawit FCPOc3 untuk pengiriman Februari 2023 di Bursa Malaysia Derivatives Alternate turun RM 124 per ton, atau terdapat penurunan sekitar 3,11%, menjadi RM 3.897 (US$ 856,48) per ton pada awal perdagangan, turun untuk empat sesi berturut-turut. Sekadar catatan dalam minggu ini, harga minyak sawit telah menurun 9,5%.

Tercatat harga minyak mentah turun untuk hari kedua berturut-turut lRedaksi Posn meredanya kekhawatiran atas ketegangan geopolitik, membuat minyak kelapa sawit menjadi pilihan yang kurang menarik untuk bahan baku biodiesel.

BACA JUGA: BPDPKS Sampaikan Kebaikan Sawit untuk Pengembangan UKM di Yogyakarta

Sementara meningkatnya penyebaran virus corona di China diikuti dengan kebijakan ketat nol-COVID, menambah kekhawatiran atas permintaan minyak nabati dan minyak mentah.

Kontrak soyoil teraktif Dalian DBYcv1 turun 1,3%, sementara kontrak minyak sawit DCPcv1 turun 3,1%. Harga Soyoil di Chicago Board of Trade BOcv1 turun 1%, memperpanjang penurunan semalam karena kontrak mundur dari stage tertinggi lima bulan minggu lalu. (T2)

Dibaca : 527

Dapatkan replace berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dari InhuPost.com. Mari bergabung di Grup Telegram “InhuPost – Information Update”, caranya klik hyperlink InhuPost-Information Update, kemudian join. Anda harus set up aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.

Baca Juga :