NETWORK : RakyatPos | ValoraNews | KupasOnline | TopSumbar | BanjarBaruKlik | TopOne | Kongkrit | SpiritSumbar | Basangek | MenaraInfo | Medikita | AcehPortal | MyCity | Newsroom | ReportasePapua | RedaksiPos | WartaSehat JetSeo

Harga CPO Di Bursa Malaysia Turun 1,6 Persen, Menyusul Lesunya Permintaan Dari China - InfoSAWIT

featured image

InhuPost, SINGAPURA – Harga CPO (minyak sawit mentah) di Bursa Berjangka Malaysia tercatat turun lebih dari 1% pada Selasa (8/11/2022), turun untuk pertama kalinya selama tiga sesi, menyusul adanya kekhawatiran permintaan yang lemah dari China, lRedaksi Posn negara tersebut masih melakukan pembatasan untuk memutus COVID-19.

Dilansir Reuters, kontrak minyak sawit acuan FCPOc3 di Bursa Malaysia Derivatives Alternate turun sekitar RM 72 per ton, atau terdapat penurunan mencapai 1,6%, menjadi RM 4.361 (US$ 920,24) per ton di awal perdagangan.

Pasar minyak sawit worldwide masih tidak pasti, dengan masih diterapkannya kebijakan pemutusan pandemi yang ketat di China telah berdampak pada permintaan, sementara harga energi yang masih tinggi dan adanya  pelambatan produksi bisa berdampak positif terhadap harga, kata analis industri terkemuka pada konferensi pada Jumat.

BACA JUGA: Harga CPO Meningkat, Tapi  Margin Kentungan Petani Sawit Kian Tipis

Kontrak patokan harga minyak sawit Malaysia diperkirakan akan diperdagangkan Redaksi Pos RM 3.500 ringgit dan 4.500 ringgit per ton hingga akhir Maret 2023 mendatang, kata analis industri terkemuka Dorab Mistry.

Sementara menurut Analis Reuters untuk Komoditas, Wang Tao, harga minyak sawit mungkin akan berada di RM 4.311 per ton. (T2)

Dibaca : 292

Dapatkan replace berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dari InhuPost.com. Mari bergabung di Grup Telegram “InhuPost – Recordsdata Exchange”, caranya klik link InhuPost-Recordsdata Exchange, kemudian be half of. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.