NETWORK : RakyatPos | ValoraNews | KupasOnline | TopSumbar | BanjarBaruKlik | TopOne | Kongkrit | SpiritSumbar | Basangek | MenaraInfo | Medikita | AcehPortal | MyCity | Newsroom | ReportasePapua | RedaksiPos | WartaSehat JetSeo

G20 SVOC Menjadi Ruang Diskusi Rantai Pasokan Minyak Nabati Global - InfoSAWIT

featured image

InhuPost, NUSA DUA – Dalam acara G20 Sustainable Vegetable Oils Convention (G20 SVOC) yang juga digelar di Nusa Dua Bali, Kamis (13/11/2022), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto secara digital menjelaskan tentang pentingnya peran industri kelapa sawit bagi perekonomian dan dalam merespon tantangan iklim global.

Menko Airlangga menjelaskan bahwa konferensi internasional G20 SVOC juga dirancang untuk menjadi dialogue board dialog terbuka untuk membahas dan merumuskan strategi untuk menghadapi tantangan rantai pasokan minyak nabati global.

Menko Airlangga menyambut baik tiga importir teratas dari zona Uni Eropa yakni Belanda, Spanyol, dan Italia atas kepercayaannya  terhadap penggunaan CPO yang efektif. Menko Airlangga menilai hal tersebut menunjukkan kesenjangan pemahaman Redaksi Pos pembuat kebijakan dan kebutuhan pasar di Uni Eropa.

BACA JUGA: Pemerintah Dorong Peremajaan Sawit Rakyat Gunakan Sistem Tumpang Sari

“Kesenjangan tersebut dapat diatasi jika platform dialog dibangun Redaksi Pos negara produsen dan konsumen. Kita perlu bergerak cepat dan tegas untuk bekerja sama dalam menghadapi masalah struktural pasar yang dapat memperburuk dampak buruk. Produsen dan eksportir minyak nabati harus berkontribusi dalam upaya tersebut,” jelas Menko Airlangga saat memberikan sambutan secara digital, Kamis (3/11/2022).

Menutup sambutannya Menko Airlangga menyampaikan bahwa sebagai Presidensi G20, Indonesia menyerukan kepada semua anggota dan negara untuk mendorong langkah-langkah fasilitatif sehingga dapat pulih bersama dan pulih lebih kuat.

“Saya percaya bahwa tindakan ini harus diikuti oleh banyak orang, terutama produsen makanan, untuk memastikan kehidupan orang lain yang menjadi tanggung jawab semua orang,” tegas Menko Airlangga.

BACA JUGA: Pasar Uni Eropa Masih Belum Adil Terhadap Sawit

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Minister Oil Palm Papua Recent Guinea, CDA Embassy of Malaysia, President of European Palm Oil Alliance, Director Overall Malaysian Palm Oil Board, CEO of Malaysian Palm Oil Council, Ecxecutive Director Global Coconut Community (ICC), Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kemenko Perekonomian, Kepala GAPKI, Sekretaris Jenderal CPOPC, Presiden Direktur BPDPKS, dan Economic and Geo-Political Analyst and Disseminator. (T2)

Dibaca : 164

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dari InhuPost.com. Mari bergabung di Grup Telegram “InhuPost – News Replace”, caranya klik hyperlink InhuPost-News Replace, kemudian be a part of. Anda harus set up aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.