featured image

InhuPost, PALEMBANG – Guna memperoleh recordsdata yang akurat sekaligus mengawasi sektor perkebunan kelapa sawiit, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Sumatera Selatan, menggunakan aplikasi digital “SIAPPBUN”.

Diungkapkan Pj Bupati Musi Banyuasin, Apriyadi, dengan penggunaan aplikasi digital SIAPPBUN (Sistem Aplikasi Pelaporan Pelaku Usaha Perkebunan) telah menjadi solusi bagi pemerintah untuk mengawasi perusahaan perkebunan sawit.

Bahkan, aplikasi ini juga mempermudah pelaku usaha sektor perkebunan dalam membuat pelaporan ke pemerintah kabupaten. Hal ini juga untuk merealisasikan Permentan Nomor 5 Tahun 2018.”Dengan adanya aplikasi ini dapat memaksa pelaku usaha perkebunan di Muba untuk disiplin,” kata Apriyadi seperti dilansir Redaksi Pos.

BACA JUGA: Dukung Pengembangan Sawit, India Siapkan Irigasi Air

Lebih lanjut tutur Apriyadi, dengan adanya aplikasi SIAPPBUN maka pemerintah dapat memperoleh recordsdata terkait sektor perkebunan dengan cepat karena tak memerlukan proses tatap muka. Aplikasi SIAPPBUN merupakan terobosan untuk mengatasi persoalan di sektor perkebunan sawit lebih cepat dan menyeluruh.

Saat ini telah terdata sebanyak 54 izin usaha perkebunan skala besar di Muba, yang beberapa di Redaksi Posnya tak pernah melaporkan kinerjanya ke pemerintah. “Kalau sudah lapor, kami jemput bola bersama Forum Komunikasi Pemerintah Daerah melakukan monitoring untuk memastikan kebenaran laporan yang telah masuk ke aplikasi SIAPPBUN,” kata dia.

BACA JUGA: Tiga Aspek Ini Ternyata Pengaruhi Stabilitas Harga Migor Sawit

Merujuk recordsdata pemkab, luas perkebunan kelapa sawit rakyat mencapai 141.192 Ha dan perusahaan 302.279 Ha. Saat ini pemerintah sedang berupaya mendongkrak harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani karena anjlok di kisaran Rp 900 per Kg. (T2)

Post Views: 54

Dapatkan replace berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dari InhuPost.com. Mari bergabung di Grup Telegram “InhuPost – News Change”, caranya klik hyperlink InhuPost-News Change, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.

Baca Juga :