featured image

PEKANBARU, INHUPOST.COM – Komisi Informasi Riau merekomendasikan dua desa di provinsi ini sebagai peserta Apresiasi dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Desa Tingkat Nasional Tahun 2022.

Dua tersebut yakni Desa Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar dan Desa Pematang Berangan, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu. 

“Dua desa ini tersaring dari 10 desa se-Provinsi Riau yang sebelumnya mengikuti Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tingkat Provinsi Riau Tahun 2022,” kata Asril Darma, selaku Koordinator Bidang Advokasi, Sosialisasi dan Edukasi, Komisi Informasi Provinsi Riau, Kamis (20/10/2022).

Menurut Asril Darma, kegiatan ini merupakan program Komisi Informasi Pusat bersama Kementerian Desa Republik Indonesia. Tahapannya, pertama sosialisasi yang dilakukan KI Pusat. Selanjutnya rekomendasi oleh KI Provinsi. Kemudian desa yang direkomendasikan diminta menjawab pertanyaan melalui Quistioner yang dikirimkan langsung oleh KI Pusat.

“Pertanyaannya meliputi indikator komitmen, sumber daya manusia, dokumen, akses dan partisipasi. Desa diberikan kesempatan menyelesaikan Quistioner ini paling lambat 1 November 2022,” jelas Asril.

Berdasarkan jawaban Quistioner tersebut, katanya, KI Pusat melakukan review untuk mengerucutkan menjadi 10 desa terpilih se-Indonesia. 

“Untuk 10 desa terpilih ini, Komisi Informasi Pusat didampingi Komisi Informasi Provinsi Riau akan melakukan visitasi langsung ke lapangan. Nanti saat visitasi atau pendalaman ini, tim juga menilai indikator tambahan yakni  inovasi yang dilakukan desa dalam menerapkan keterbukaan informasi,” lanjut Asril.

Asril Darma berharap, untuk Apresiasi dan Evaluasi Desa tahun 2022, ada desa di Provinsi Riau yang bisa masuk 10 besar. 

“Bahkan lebih dari itu, kita berharap bisa meraih ranking tiga besar. Untuk mendukung target tersebut, KI Riau sudah menyurati Bupati yang desanya direkomendasikan untuk memberikan dukungan,” lanjutnya. 

Pria yang ditunjuk mengawal kegiatan ini untuk tingkat Provinsi Riau, optimis desa-desa yang direkomendasikan KI Riau bisa bersaing dengan peserta se-Indonesia. 

“Alhamdulillah kita mendapatkan respon positif dan dukungan dari Kepala Daerahnya, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama Kabupaten dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten,” katanya. (*)

Editor: Eberta Malik

Baca Juga :