featured image

Pimpinan Wilayah Pegadaian Pekanbaru, Maryono dan jajaran saat melakukan penanaman bibit pohon untuk mencegah abrasi di sekitar aliran sungai, Jumat (21/10)  di Kelurahan Pematang Kapau Kecamatan Kulim, Pekanbaru. ist

PEKANBARU, INHUPOST.COM – Sebagai bentuk kepedulian dan gerakan penghijauan terhadap lingkungan, PT Pegadaian Wilayah Pekanbaru melakukan penanaman  1.000 bibit pohon. Program penanaman ini bekerjasama dengan Keluarga Alumni Universitas Gajah Mada (Kagama) Pekanbaru.

Penanaman bibit pohon ini dipusatkan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Sail, Kelurahan Pematang Kapau Kecamatan Kulim, Jumat (21/10). 

Dikatakan Pimpinan Wilayah Pegadaian Pekanbaru, Maryono dalam sambutannya penanaman bibit pohon merupakan bahagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pegadaian, serta program rutin yang diselenggarakan setiap tahunnya. 

“Kami akan terus berkontribusi dengan turut melakukan penghijauan yang rutin di laksanakan di Riau, untuk sungai di Pekanbaru sedangkan penghijauan laut dilakuan di Kabupaten Bengkalis,” katanya.

Untuk tahun ini, PT Pegadaian bekerja sama dengan Kagama. “Kebetulan kita juga member di situ. Kami melihat Kagama ini banyak bergerak di lingkungan hidup dan kehutanan,” ujar Maryono.

Dijelaskannya, penanaman itu dalam rangka mencegah terjadinya abrasi dan juga sebagai bentuk penghijauan terhadap lingkungan. Apalagi saat ini sudah mulai berkurang karena adanya pembangunan. Dalam penanaman ini jenis bibit yang ditanami merupakan pohon yang merupakan tanaman konservasi dan buah-buahan.

“Dalam rangka mencegah terjadinya abrasi, maka daerah aliran sungai Sail ini ditanami 1000 bibit pohon yang merupakan yang merupakan tanaman konservasi dan buah – buahan. Kami bekerjasama dengan Kagama Pekanbaru,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, pihaknya juga akan terus melakukan upaya agar tercipta penghijauan yang bisa mencegah erosi dan kerusakan pada sungai.

“Ini merupakan kegiatan rutin tahunan PT Pegadaian untuk program CSR. Khususnya dalam bidang lingkungan hidup. Untuk tahun ini, kita fokus di daerah alerah sungai (DAS) dan mangrove. Untuk DAS kita pilih di Sungai Sail. Untuk laut nanti di Bengkalis,” ungkapnya di sela kegiatan penanaman.

Sementara itu, Sekeretaris Keluarga Alumni Universitas Gajah Mahada (Kagama) Pekanbaru, Sunarko mengatakan penanaman merupakan salah satu program kerja Kagama yang merupakan langkah dan kontribusi untuk memberikan contoh kepada warga sekitar agar turut melakukan penanaman bibit di daerah aliran sungai.

“Penanaman ini merupakan salah satu bagian dari program kerja Kagama Pekanbaru. Kebetulan kita konsern di masalah lingkungan. Sebetulnya kita banyak program. Salah satunya di bidang penghijauan ini. Akhir-akhir ini, di kawasan Sungai Sail sering terjadi banjir. Karena itu, kontribusi Kagama yang disupport oleh PT Pegadaian masyarakat diharapkan dapat menjadi solusi dari persoalan lingkungan tersebut,” jelasnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia, Fajar Surya Pratomo mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya untuk memperbaiki lingkungan khususnya sungai yang selama ini mudah meluap ke pemukiman warga.

“Diharapkan kegiatan ini bisa memberikan manfaat dan dampak yang baik pada lingkungan. Terlebih 1000 bibit yang ditanam terdiri dari tanaman produktif, seperti buah-buahan dan tanaman tahan erosi dan banjir yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar kawasan tersebut. Tanaman produktif ini bisa dimanfaatkan oleh warga. Tentunya kami mohon kepada warga sekitar agar tanaman ini bisa tumbuh dan berkembang dengan baik,” harapnya.

Penanaman juga diikuti seluruh karyawan Pegadaian Pekanbaru dan siswa SMK Kehutanan serta pihak terkait lainnya. pr1

Editor: Eberta Malik

Baca Juga :