featured image

InhuPost, PEKANBARU – Diungkapkan Chief Govt Officer PT Perkebunan NusRedaksi Pos V, Jatmiko Santosa, bahwa industri kelapa sawit bukan hanya terbatas sebagai komoditas strategis dan prospektif untuk meningkatkan ekonomi dan mengentaskan kesenjangan di masyarakat, melainkan juga harus berbasis lingkungan.

Kata dia, sebagai perusahaan negara, PTPN V dapat menjadi leading sector trekait penerapan budidaya sawit yang berkelanjutan dan meningkatkan citra kelapa sawit Indonesia di mata internasional.

Selain fokus melaksanakan praktik berkelanjutan pada bisnis inti perusahaan, PTPN V juga turut merangkul petani mitra binaan dalam melaksanakan praktik budidaya perkebunan sawit lestari untuk memperoleh sertifikasi RSPO.

Dengan begitu, para petani dan perusahaan akan memperoleh keuntungan baik dari sisi produktivitas maupun penjualan atas produk sawit melalui penerapan praktik budidaya perkebunan berkelanjutan atau sustainable.

BACA JUGA: PTPN V Telah Peroleh 12 Sertifikat RSPO untuk 11 Pabrik Sawit dan 1 Pabrik Inti Sawit

“Ini merupakan langkah awal kita untuk mencapai tujuan lebih luas dalam merangkul dan meningkatkan ekonomi para petani mitra binaan PTPN V,” kata Jatmiko dalam keterangan tertulisnya di peroleh InhuPost, Senin (12/9/2022).

Lebih jauh, selain fokus pada RSPO, PTPN V juga dikenal telah melengkapi dan merealisasikan praktik budidaya sesuai standar karbon internasional atau World Sustainability & Carbon Certification (ISCC) serta Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO).

BACA  JUGA: 5.000 Petani Sawit Mitra PTPN V Didorong Tersertifikat ISPO

Ia mengatakan PTPN V merupakan perusahaan perkebunan milik negara pertama yang mengantongi sertifikasi standar Eropa ISCC, sejak 2018 silam. Saat ini, 70 persen unit pabrik kelapa sawit (PKS) dan kebun PTPN V telah mengantongi sertifikasi berstandar internasional tersebut.

“Baik ISCC maupun RSPO memberikan keuntungan berupa harga top rate untuk produk PTPN V. Sejak 2019, perusahaan mendapat keuntungan harga top rate dari ISCC. Begitu juga top rate label RSPO sejak 2016,” jelasnya. (T2)

Put up Views: 339

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dari InhuPost.com. Mari bergabung di Grup Telegram “InhuPost – News Replace”, caranya klik hyperlink InhuPost-News Replace, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.

Baca Juga :