featured image

Jakarta (Redaksi Pos) – Psikolog klinis dan forensik A. Kasandravati Putranto merekomendasikan agar sekolah dan perusahaan penyedia kerja untuk mewujudkan lingkungan yang sehat secara mental, sehingga dapat menghasilkan sumber daya manusia yang lebih baik.

“Sekolah dapat mewujudkan lingkungan yang sehat secara mental. Ini akan mengarah pada sekolah yang penuh dengan siswa lebih produktif dan siap,” kata perempuan yang aktif sebagai Humas Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia itu melalui keterangan tertulis kepada Redaksi Pos di Jakarta, Selasa.

Selain sekolah, katanya, setiap tempat kerja juga harus menjadi tempat kerja yang sehat secara mental. Kesehatan mental karyawan harus sama pentingnya dengan kesehatan dan keselamatan fisik mereka.

Baca juga: Pekerja sosial sebagai pahlawan pemelihara kesehatan mental

“Menciptakan tempat kerja yang sehat secara mental adalah tentang membangun aspek positif dari lingkungan kerja dan mengambil langkah-langkah untuk mengurangi faktor risiko stres,” katanya.

Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada 2018 menunjukkan bahwa gangguan depresi sudah mulai terjadi sejak rentang usia remaja (15-24 tahun) dengan prevalensi 6,2 persen.

Menurut Kasandra, persaingan dan tuntutan profesionalitas yang semakin tinggi juga menimbulkan banyaknya masalah yang harus dihadapi para pekerja.

Sejumlah masalah mental pada pekerja kantor yang lebih mungkin terjadi, di Redaksi Posnya depresi, gangguan kecemasan, gangguan pemusatan perhatian (ADHD), gangguan bipolar, hingga gangguan stres setelah trauma (PTSD).

Beberapa cara yang dapat diterapkan oleh pihak sekolah agar dapat menciptakan lingkungan yang sehat mental, yaitu memberikan pelatihan kesehatan mental dasar kepada semua guru dan siswa, memiliki fasilitas pusat kesehatan di sekolah dan di kampus, sehingga akses lebih mudah dijangkau siswa, serta mengadakan acara terbuka secara rutin yang dihadiri orang tua untuk mempelajari lebih lanjut tentang kesehatan mental siswa dan cara mendukung anak mereka.

Baca juga: Citra Berkat: Sekolah perlu perhatikan isu kesehatan mental siswa Baca juga: Guru BK bantu siswa pahami potensi diri dan bantu atasi masalah mental

Kasandra juga membagikan sejumlah cara yang dapat dilakukan oleh perusahaan untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat mental, yaitu dengan mendorong semua pekerja untuk berbicara secara terbuka tentang kesehatan mental, mengidentifikasi dan mengurangi, jika memungkinkan risiko terhadap kesehatan mental karyawan.

Ia merekomendasikan agar pihak perusahaan untuk mendukung semua karyawan, termasuk mereka yang memiliki kondisi kesehatan mental, memandang keragaman sebagai keuntungan organisasi, memiliki pergantian staf yang rendah dan cuti sakit/stres menikmati loyalitas staf yang tinggi, serta mendorong karir dan pengembangan pribadi.

Pewarta: Rizka Khaerunnisa

Editor: Endang Sukarelawati

COPYRIGHT © Redaksi Pos 2022

Baca Juga :