featured image

InhuPost, KUALA LUMPUR – Harga minyak sawit di Bursa Berjangka Malaysia naik pada Selasa (20/9/2022) setelah sebelumnya mengalami penurunan dalam tiga sesi, lRedaksi Posn para pedagang mempertimbangkan perkiraan kenaikan produksi. Namun permntaan yang kuat datang dari pembeli utama India menjelang diadakannya hari besar keagamaan, Diwali.

Kontrak minyak sawit acuan FCPOc3 untuk pengiriman Desember 2022 di Bursa Malaysia Derivatives Trade naik RM 30 per ton, atau terdapat kenaikan sekitar 0,81%, menjadi RM 3.730 (US$ 819,78) pada awal perdagangan.

BACA JUGA: Harga Minyak Sawit Malaysia Lebih Mahal, Gegara Pajak Ekspor tak Diubah

Dilansir Reuters, Indonesia saat ini sedang menerapka kebijakan penghentian sementara Pungutan Eskpor, dan kebijaka patokan Bea Keluar (BK) dua minggu sekali, guna menghabiskan stok minyak sawit yang sebelumnya penuh.

Sementara untuk produksi kelapa sawit Malaysia diperkirakan meningkat pada September 2022, meskipun kekurangan tenaga kerja dan ekspor yang lebih tinggi dapat membatasi kenaikan, catat laporan Refinitiv Commodities Compare pada Senin.

BACA JUGA: Harga CPO Di Bursa Malaysia Naik Tipis, Ekspor Minyak Sawit Malaysia Melonjak

Kontrak soyoil teraktif Dalian DBYcv1 menurun 1,8%, sementara kontrak minyak sawit DCPcv1 turun 3,2%. Harga kedelai di Chicago Board of Trade BOcv1 naik 0,05%.

Minyak sawit dipengaruhi oleh pergerakan harga minyak terkait karena mereka bersaing untuk mendapatkan bagian di pasar minyak nabati world.

BACA JUGA: Pilih Usaha Pengolahan Berondolan Sawit Ketimbang Kerja Di Perusahaan

Analis Teknis Reuters, Wang Tao mencatat harga minyak sawit dapat menembus angka RM 3.646 per ton, dan bisa jatuh pada kisaran RM 3.481 – RM 3.583 per ton. (T2)

Post Views: 298

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dari InhuPost.com. Mari bergabung di Grup Telegram “InhuPost – Details Replace”, caranya klik link InhuPost-Details Replace, kemudian join. Anda harus set up aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.

Baca Juga :