NETWORK : RakyatPos | ValoraNews | KupasOnline | TopSumbar | BanjarBaruKlik | TopOne | Kongkrit | SpiritSumbar | Basangek | MenaraInfo | Medikita | AcehPortal | MyCity | Newsroom | ReportasePapua | RedaksiPos | WartaSehat JetSeo

Alumni Faperi Unri Angkatan 1979 Gelar Silaturahmi dan Dialog

featured image

KAMPAR, INHUPOST.COM – Acara reuni Angkatan 1979 Faperi Universitas Riau (Unri) digelar di kawasan wisata Sungai Gelombang (Salo) dan Kampung Patin dekat Danau PLTA Kotopanjang, Ahad (28/8).  

Acara yang berlangsung seharian itu diisi dengan silaturahim dan dialog sesama alumni yang bedatangan dari dalam dan luar Riau.

Ketua A’79 Faperi Unri, Rafendi Darwis mengatakan, kegiatan reuni selama dilakukan setiap tahun. Namun selama masa Covid 19, acara reuni ditiadakan dan lebih banyak diwujudkan melalui perbincangan lewat media sosial. Tahun-tahun sebelumnya, reuni pernah digelar di Kabupaten Rokan Hulu dan Kota Pekanbaru sendiri. Puluhan alumni kini tersebar di berbagai kota di Indonesia di Redaksi Posnya Jakarta, Medan, Padang, dan sebagainya.

Kegiatan di kawasan Kampung Patin dipusatkan di Graha Pratama Fish (GP Fish) pimpinan Suhaimi,S.Pi, M.MA yang juga alumni Faperi tahun 2008. Di tempat ini digelar acara dialog dan saling berbagi pengalaman dengan moderator Ir. Fakhrunnas MA JabbarM.I.Kom.

Direktur GP Fish, Suhaimi pada kesempatan mengungkapkan rasa gembiranya dikunjungi para senior alumni yang sudah lama tidak bertemu. Suhaimi menceritakan kisah suksesnya dalam membangun dan mengembangkan  kawasan Kampung Patin sejak tahun 2008. Berbekal ilmu pengetahuan yang diperoleh selama bangku kuliah di Faperi Unri, Suhaimi awalnya mengajak warga masyarakat di kawasan tersebut untuk membangun kolam dengan memelihara ikan patin.

“Alhamdulillah, di kawasan ini sudah lebih 150 pemilik usaha kolam yang memproduksi ikan patin, mendirikan industri pakan (pellet) dan Industri Ikan Salai Patin yang produknya dikirim ke Sumut, Sumbar dan lain-lain. Di desa ini hampir tak ada lagi warga dan pemudanya yang jadi pengangguran. Bahkan mereka sudah menjadi pemilik usaha yang mempekerjakan rata-rata 10-15 karyawan,” kata Suhaimi yang sering meraih Anugerah Pemuda Pelopor Tingkat Provinsi Riau bahkan Nasional.

Cerita Suhaimi, awalnya sangat sulit bagi para petani ikan untuk mendapatkan pinjaman modal dari perbankan. Oleh sebab padamulanya usaha Kampung Patin itu menjadi program CSR PT. Telkomsel dengan pinjaman lunak sebesar Rp. 60 juta per KK. Perputaran uang dan pengembalian sangat lancar bahkan mencapi lebih 90 persen.

“Sekarang banyak pihak perbankan yang menawarkan pinjaman modal mencapai Rp. 300 juta. Alhamdulillah, para petani ikan di sini cukup sejahtera,” kata Suhaimi yabg rela berhenti menjadi pegawai Balai Pelatihan milik pemerintah.

Saat ini GP Fish memiliki unit usaha pembenihan, pendederan, penyalaian ikan patin, pengolahan daging ikan patin yang mencapai 14 variasi olahan serta produksi pellet.

Selama diskusi, banyak pertanyaan yang disampaikan para alumni di Redaksi Pos Prof. Dr. Nursyirwani (Guru Besar Unri), Ir. T. Iskandar Johan (dosen senior UIR, mantan WR III UIR, M.Si, Ir. Tinda Arastina, Ir. Novilla Gusman,Ir. M. Alkaf, Ir. Abdul Nasser, Ir. Nismawati, Ir. Jumhur Manaf, Ir. Mukhlis Yafiz,  Ir. Syafril Tamun, MT (mantan Kadis PUPR Riau), Ir. Eryadi (mantan Kadis KKP Tanjungbalai Karimun dan lain-lain.  Pada kesempatan ini, Fakhrunnas yang juga penulis atas nama IKA A’79 menyerahkan tiga buku untuk perpustakaan.

Alumnus, Eryadi yang sengaja datang dari Tanjungbalai Karimun mengungkapkan kebahagiaannya bisa bertemu dengan teman-teman yang lebih dari 30 tahun tak pernah bertemu.

Sementara T. Iskandar Johan merasa sangat terkesan dengan silaturahim reuni yang perlu dipertahankan secara berkala. Ia berharap di acara reuni tahun-tahun berikut bisa dihadiri oleh teman-teman alumni baik yang ada di Riau maupun luar Riau.

Sedangkan alumnus, Ir. Budi H. Lubis yang semasa berdinas pernah menjadi Direktur Penindakan Kementerian KKP semasa menteri Sri Pudjiastuti menyayangkan dirinya tak bisa hadir secara langsung. “Semoga tahun depan, saya bisa hadir,” ujarnya lewat WA. (*)

Editor: Eberta Malik