NETWORK : RakyatPos | ValoraNews | KupasOnline | TopSumbar | BanjarBaruKlik | TopOne | Kongkrit | SpiritSumbar | Basangek | MenaraInfo | Medikita | AcehPortal | MyCity | Newsroom | ReportasePapua | RedaksiPos | WartaSehat JetSeo

Tangkal Radikalisme dan Terorisme, BNPT-FKPT Provinsi Riau Gelar Festival 'Asik Bang' 2022

Foto bersama usai acara pembukaan. ist


PEKANBARU, redaksipos.com - Sebagai upaya untuk menangkal paham radikalisme dan terorisme khusunya di wilayah Riau, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bekerja sama dengan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Provinsi Riau menggelar festival musik bertajuk Aksi Musik Anak Bangsa (Asik Bang), Rabu(18/5/2022) malam.


Gelaran yang dilaksanakan di perbatasan Pekanbaru-Kampar, tepatnya di Kafe Teras Kota samping SPBU Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar ini, diikuti sebanyak 10 peserta.


Ketua Bidang Media Massa, Hukum dan Humas FKPT Riau, Novita SE MPd, menjelaskan, kegiatan tersebut akan menampilkan sepuluh peserta dari kalangan musisi Pekanbaru dan sekitarnya. Menurutnya, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka upaya pencegahan terorisme dan radikalisme di kalangan remaja melalui musik.


"Setiap kita memiliki jiwa seni, musik mampu  membawa perdamaian. Melalui musik kita dapat menyampaikan pesan moral kepada generasi muda dan semua kalangan tentang bahaya radikalisme dan terorisme yang dapat masuk hingga ke sendi-sendi masyarat," kata Novita yang juga merupakan Pimpinan umum media ini.


Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Riau, Hj Dinawati SAg MM dalam sambutannya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh undangan terkhusus Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat BNPT RI, Kolonel Zeni Rahmad Suhendro yang jauh-jauh datang dari Jakarta. Menurutnya, kegiatan ini untuk pertama kalinya dilakukan di ruang terbuka semenjak wabah Covid-19 merebak.


"Ini adalah kegiatan kami perdana yang diselenggarakan di luar (outdoor). Kegitan kita pada hari ini bertemakan Festival Aksi Anak Bangsa (Asik Bang). Alhamdulillah kami mempersembahkan 10 peserta," ujarnya.


Dikatakan Dinawati, lewat kegiatan Asik Bang 2022 dapat memberikan pesan, sosialisasi terhadap pencegahan radikalisme dan terorisme yang disampaikan melalui musik.


Sementara itu, Kepala Badan (Kaban) Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau, Jenri Salmon Ginting, AP MSi yang berkesempatan hadir pada acara tersebut mengatakan, banyak jalan untuk melakukan pencegahan paham radikalisme dan terorisme, salah satunya menyasar generasi muda melalui musik.


"Melalui bapak ibu, pegiat seni khususnya para musisi peserta Asik Bang BNPT 2022 diharapakan dapat memberikan gambaran kepada elemen masyarakat, khususnya dalam pencegahan dan memberikan bekal kepada pemuda untuk melawan radikalisme dan terorisme," ujar Jenri.


Dijelaskan Jenri, dengan dikomandoi BNPT dan dibantu oleh FKPT, penyebaran ideologi radikal yang dapat melahirkan gerakan extrem dapat ditekan dan diminimalisir semaksimal mungkin.


"Sehingga kedamaian di Indonesia yang harmoni, tenteram dan damai dapat terus terjaga di tengah-tengah semangat pembangunan nasional di negri yang kita cintai ini," sebutnya.


Pada kesempatan yang sama, Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat BNPT RI, Kolonel Zeni Rahmad Suhendro mengatakan, terorisme merupakan kejahatan luar biasa (extra ordinary crime). Untuk itu, ia meminta kepada masyarakat untuk bersama-sama memberantas terorisme.


"Terorisme sebagai kejahatan yang telah ditempatkan pada rangking pertama, extra ordinary crime atau kejahatan luar biasa. Kejahatan terorisme  bukan hanya persoalan pelaku semata, terorisme itu lebih merujuk kepada keyakinan ideologis. Artinya, bisa saja pelaku ditangkap, bahkan dibunuh tetapi keyakinan itu tidak dapat mudah untuk ditaklukkan," tegasnya.


Menurutnya, berdasarkan hasil survey BNPT melalui Subdit Pemberdayaan Masyarakat tahun 2021 menyebutkan, potensi radikalisme pada tahun 2020 menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya.


"Potensi radikal tahun 2017 masuk dalam kategori sedang, tahun 2019-2020 masuk kategori rendah," sambungnya.


Zeni berharap, sangat penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk dapat bergandengan tangan melawan radikalisme dan terorisme.


"BNPT mendorong, menangkal dan melakukan pencegahan terorisme ditengah-tengah masyarakat. Kami berharap anak-anak muda bertugas untuk menyampaikan pesan ini sekaligus menyebarkan gagasan damai melalui media sosial termasuk musik," tutupnya.


Usai menyampaikan pidato pembukaannya, Kolonel Zeni secara resmi membuka Festival Aksi Musik Anak Bangsa (Asik Bang) 2022 dan menyumbangkan beberapa lagu yang berduet dengan Kaban Kesbangpol, Jenri Salmon Ginting. (pr2/*)


Editor: M Ikhwan