NETWORK : RakyatPos | ValoraNews | KupasOnline | TopSumbar | BanjarBaruKlik | TopOne | Kongkrit | SpiritSumbar | Basangek | MenaraInfo | Medikita | AcehPortal | MyCity | Newsroom | ReportasePapua | RedaksiPos | WartaSehat JetSeo

Sungai Aare, Aku Titipkan Jasad Anak Kami Padamu Ungkap Kang Emil

Jakarta, Indonesia - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menulis pesan menyentuh yang dia tujukan untuk Sungai Aare di Bern, Swiss. Di sungai itulah anak sulungnya, Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril, terakhir kali terlihat sebelum lenyap ditelan arus yang deras. 
"Wahai Sungai Aare. Sebagai sesama makhluk Allah SWT, aku titipkan jasad anak kami kepadamu," tulis pria yang akrab disapa Emil tersebut, di Instagram-nya @ridwankamil. 

Ungkapan duka yang menyayat hati itu ditulis Ridwan Kamil tak lama setelah ia dan keluarga tiba di Indonesia. Pihak keluarga di Bandung juga telah melaksanakan shalat ghaib bagi Eril yang hingga kini jasadnya belum ditemukan. 

Dengan ini kami secara resmi melepas dan mengikhlaskan sepenuh hati atas berpulangnya anak kami tercinta ananda Emmeril Kahn Mumtadz. Mohon dimaafkan, jika semasa hidupnya ada kekhilafan dan kesalahan."

Bersama dengan pesan itu, Kang Emil juga mengunggah foto yang menunjukkan dia, sang istri, serta anak perempuannya menatap ke Sungai Aare, seolah sedang menyampaikan salam perpisahan dengan Eril. Di pinggir sungai itu, Ridwan Kamil meletakkan bunga yang diikat di pohon, disertai tulisan: "In loving memory of Emmeril Kahn Mumtadz" beserta tanggal lahir dan wafat sang putera kesayangan.

Berikut adalah puisi berisi doa yang ditulis Ridwan Kamil:

Wahai Sungai Aare,

Sebagai sesama makhluk Allah SWT, aku titipkan jasad anak kami kepadamu.

Sudah kukumandangkan adzan terbaikku di tepi batasmu..
Bahagiakan dia dalam keindahanmu.
Selimuti dia dalam kehangatanmu.
Lindungi dia dalam kemegahanmu.
Sucikan dia dalam kejernihanmu.
Jadikan doa-doa kami menjadi cahaya penerang jasad syahidnya di dasarmu.

Engkau sudah ditakdirkan sebagai tempat terindah dan terbaik baginya untuk bertemu dengan pemilik dan pelindung sejatinya, Allah SWT.

Berjanjilah padaku, wahai Sungai Aare ungkap ucapan kang Emil